Menu

Adian Husaini : Fikih Kebhinekaan Tidak Beda Dengan Buku Fikih Lintas Agama Berbasis Pluralisme dan Relativisme

Sabilillah.net ~ Buku Fikih Kebhinekaan yang akhir-akhir ini diperbincangkan oleh khalayak ramai akhirnya mendapat tanggapan dari Adian Husaini. Melalui akun fanspages “Adian Husaini” menyebutkan bahwa  gagasan fikih kebinekaan itu tidak beda jauh dengan buku Fikih Lintas Agama dan buku-buku sejenisnya yang berbasis Pluralisme dan relativisme.

Tanggapan terhadap buku Fikih Kebhinekaan ini lantaran mendapat banyak permintaan untuk mengulas buku tersebut.

Berikut status lengkap fanspage Adian Husaini tersebut :

Beberapa hari ini banyak permintaan untuk membahas buku Fikih Kebinekaan. Setelah saya baca, gagasan fikih kebinekaan itu tidak beda jauh dengan buku Fikih Lintas Agama dan buku-buku sejenisnya yang berbasis Pluralisme dan relativisme.

Pemikiran-pemikiran tentang keislaman dan keindonesiaan memang perlu dikaji terus dan diaktualisasikan sesuai dengan dinamika sosial masyarakat dan bangsa Indonesia. Kebinekaan adalah sebuah realitas yang harus dipandang dan disikapi dengan adil dan beradab, dengan menjadikan “Islamic worldview” sebagai cara pandangnya.

Kekeliruan buku Fikih Kebinekaan dan buku-buku atau gagasan sejenisnya, adalah sikap yang berlebihan dalam menerima realitas sebagai kebenaran, sehingga menjadikannya sebagai “worldview” untuk melihat konsep-konsep pokok dan penting dalam Islam.

Yang kedua, ini menyangkut adab dalam keilmuan. Ilmu fikih adalah ilmu yang memiliki dasar dan konsep epistemologi yang matang. Dalam buku ini, tidak kita temukan, konsep “fikih” yang matang. Saya berharap, gagasan-gagasan dalam buku ini adalah bagian dari proses pencarian kebenaran, sehingga para penulisnya, ikhlas menerima kritik. Sebab, usaha untuk “mendaratkan” Islam di bumi Nusantara ini memang memerlukan perenungan dan pengkajian yang terus-menerus,sejalan dengan dinamika sosial yang sangat atraktif dan spekulatif.

Karena itu, diperlukan usaha-usaha yang sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan, agar kita menemukan konsep-konsep aplikasi yang tepat dan benar, untuk melanjutkan proses Islamisasi Nusantara yang diamanahkan oleh Rasulullah saw dan dijalankan dengan sangat apik oleh Wali Songo dan sebagainya. Bukan malah mengubah konsep-konsep pokok dalam Islam untuk ditundukkan dengan “konsep-konsep asing” yang tidak sejalan dengan Islam. InsyaAllah kita tulis artikel yang lebih lengkap dan jelas. Trmksh.

Bagikan:
.NET Sabilillah.NET merupakan media Islam yang terbentuk sebagai perlawanan terhadap hoax, bertujuan memperkaya khasanah informasi keislaman dengan Islamic World View.

No comments

Leave a Reply

Follow me on Twitter