Menu

Ahok Banding, Pengamat: Logika Hukum Macam Apa Ini?

Sabilillah.net ~ JAKARTA — Abdul Fickar Hadjar , Pengamat hukum pidana dari Universitas Trisakti menganggap ada kepentingan lain di balik pengajuan banding oleh Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Agung yang menuntut Ahok dalam kasus penistaan agama. Apalagi, majelis hakim yang menyidangkan perkara tersebut sudah memutus perkara sesuai dakwaan yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum.

“Saat pengadilan atau Majelis Hakim memutuskan sesusai dakwaannya kok banding? Ini logika hukum macam apa kalau tidak ada kepentingan lain?” Kata Fickar, Selasa (16/5).

Dia melanjutkan, kalau Jaksa hanya berkeyakinan yang terbukti dilakukan oleh Ahok hanya pasal 156 KUHP tentang Penistaan Terhadap Golongan, harusnya diajukan dakwaan tunggal saja. Namun pada kenyataannya, jaksa juga menyertakan pasal 156a tentang Penodaan Agama dalam dakwaan.

Namun, anehnya setelah majelis hakim menjatuhkan putusan berdasarkan bukti yang menimbulkan keyakinan terdakwa menista agama (pasal 156a), jaksa malah mengajukan banding. Keadaan tersebut menimbulkan kesan, Jaksa Agung HM Prasetyo kebakaran jenggot dan memerintahkan banding dengan alasan SOP.

“Jaksa Agung sepertinya kebakaran jenggot memerintahkan untuk banding dengan alasan SOP. Ini logika hukum macam apa? Dan benar benar melawan akal sehat,” ucap Fickar.

Sumber : Republika

 

Bagikan:
.NET Sabilillah.NET merupakan media Islam yang terbentuk sebagai perlawanan terhadap hoax, bertujuan memperkaya khasanah informasi keislaman dengan Islamic World View.

No comments

Leave a Reply

Follow me on Twitter