Menu

Ditolak KOKAM, Konser Dream Theater Pindah ke Stadion Kridosono Lagi

JAKARTA – Pada Agustus lalu, di lokasi pernah diadakan konser Jazz. Konser itu telah melewati ambang batas kebisingan yakni 60 desibel (dB). Ingin mengikuti jejak Prambanan Jazz Festival, JogjaROCKarta ingin menyajikan pentas musik rock di Candi Prambanan. Dengan penampil utama Dream Theater, Rajawali Indonesia Communication ingin membawa keindahan malam Candi Prambanan ke mata dunia pada 29-30 September 2017. Band cadas ini mendapat penolakan, dari KOKAM Prambanan dan Akeolog.

Menyadari hal itu pentas ini harus dibatalkan. Wajar, Banyak masyarakat yang menolak jika pentas JogjaROCKarta yang mengusung musik rock tampil. Disinyalir musik rock yang identik dengan musik keras bisa merusak tatanan Candi Prambanan, dan jauh dari budaya ketimuran.

Dengan banyak pertimbangan, EO pun harus memindahkannya ke tempat semula yakni, Stadiun Kridosono. Rajawali Indonesia Communication, Anas Syahrul Alimi, berharap pemindahan ini menghindari polemik yang terjadi di masyarakat.

“Menghindari polemik di masyarakat konser Jogyarockarta pindah ke Stadion Kridosono. Bukan pindah tapi balik spt awal. Dari tadi siang sudah dibangun panggung kembali di Kridosono. Meski sudah 75 persen panggung jadi di Pelataran Candi Prambanan,” ucap Anas kepada awak media.

Tak ada perubahan dari JogjaROCKarta selain tempat. Penampil pun akan tetap sama seperti Dream Theater. Hal ini pun sudah dikomunikasikan kepada seluruh penampil yang ada.

“Pihak Dream Theater tidak mempermasalahkan soal venue begitu juga dengan band-band Indonesia yang tampil di Jogyarockarta. Sudah diinfo ke semua manajer band Indonesia,” tandasnya.

Bagikan:
.NET Sabilillah.NET merupakan media Islam yang terbentuk sebagai perlawanan terhadap hoax, bertujuan memperkaya khasanah informasi keislaman dengan Islamic World View.

No comments

Leave a Reply

Follow me on Twitter