Menu

Giliran Ketua DPRD Yogyakarta Komentari Imbauan Berjilbab di Sekolah Negeri Tak Tepat

Sabilillah.NET ~ YOGYAKARTA–  Sujanarko , Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Yogyakarta, menyebut imbauan sejumlah sekolah menengah pertama negeri agar siswi beragama Islam mengenakan jilbab pada penerimaan siswi baru tidak tepat.

Menurutnya sekolah negeri selama ini menjadi percontohan nilai-nilai keberagaman. “Imbauan agar siswi muslim mengenakan jilbab menandakan ada pemilahan-pemilahan, yang tidak sesuai dengan semangat keberagaman,” kata Sujanarko ketika dihubungi, Selasa, 18 Juli 2017 lalu.

Di DIY, kata Sujanarko selama ini kerap terdengar informasi bahwa sejumlah sekolah negeri mewajibkan siswi muslim mengenakan jilbab. Kewajiban mengenakan jilbab, kata Sujanarko tidak terlepas dari pandangan, sikap, dan kebijakan dari kepala sekolah. “Sekolah-sekolah negeri seharusnya memegang prinsip-prinsip keberagaman, toleransi, dan menjunjung nasionalisme,” kata Ketua DIPRD itu.

Sujanarko menuding Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta membiarkan situasi ini. Menurutnya, bila tidak segera diatasi, maka berbahaya bagi usaha mempertahankan nilai-nilai keberagaman di sekolah. Bahkan Sujanarko meminta Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X segera bersikap sebelum situasi yang keluar dari prinsip keberagaman di Yogyakarta menjadi lebih parah.

Di Yogyakarta beredar surat pengumuman imbauan siswi muslim mengenakan jilbab. Penggalan surat pengumuman tentang syarat daftar ulang bagi peserta didik yang diterima tahap II (reguler) poin 7 itu berbunyi untuk siswa yang beragama Islam khususnya siswa putri harus berjilbab/tutup kepala warna putih, dan membawa mukena/rukuhuntuk pelaksanaan sholat jama’ah. Surat bertanda tangan Kepala Sekolah SMP Negeri 11, Sukirno itu diberi tanggal 13 Juli 2017.

Surat kewajiban berjilbab bagi siswi muslim juga muncul pada surat pengumuman SMP Negeri 7 Yogyakarta. Surat bertanda tangan Kepala SMP N 7, Sugiharjo itu tertanggal 13 Juli 2017. Poin 3 dalam surat itu berbunyi pakaian seragam yang dipakai mulai tanggal 20 Juli 2017 jika sudah memiliki adalah: A. Hari Senin. a.2. Bagi siswi putri busana muslimah: kerudung putih, rok putih panjang, baju putih lengan panjang. b. Hari Selasa sampai dengan Rabu. b.2. Bagi siswi putri busana muslimah: kerudung putih, rok biru panjang, baju putih lengan panjang.

Sumber : Tempo

Bagikan:
.NET Sabilillah.NET merupakan media Islam yang terbentuk sebagai perlawanan terhadap hoax, bertujuan memperkaya khasanah informasi keislaman dengan Islamic World View.

No comments

Leave a Reply

Follow me on Twitter