Menu

Goa Maria Giri Wening, “Beroperasi dulu, Mencari Ijin Kemudian”

Goa Maria Giriwening sudah dibangun dan dipakai sejak tahun 2009. Selayaknya bangunan apapun harus memiliki ijin dulu baru kemudian dibangun lantas dipakai, namun sebaliknya untuk Gua Maria Giri Wening. Tempat wisata yang difungsikan sebagai “gereja” ini dirintis pembangunannya sejak 16 September tahun 2009 dan Tanggal 6 November 2009 dilangsungkan misa perdana di lokasi gua tak berijin ini dimana dua imam dari Kongregasi Hati Kudus Yesus (SCJ) memimpin ekaristi. Mereka adalah YR Susanto SCJ dan G. Zwaard SCJ. Sampai saat ini belum berijin.

Salah satu warga Sampang yang berhasil Sabilillah.net wawancarai menuturkan, sejak tempat ibadah “liar” itu dibangun dan dipakai kemudian diprotes masyarakat tahun 2012, penambahan pernak-pernik bangunan terus berjalan. Kendati papan pelarangan aktivitas dari Pemkab sudah terpasang.

rancang6

Desain Gua Maria Giri Wening

Seperti dirilis Voa Islam, beberapa alasan masyarakat keberatan dan meminta agar Pemkab Menutup Gua maria tersebut  ialah sebagai berikut.

Pertama, berdasarkan SKB 2 Menteri Bab IV tentang pendirian tempat ibadah pasal 13 ayat 1 berbunyi : “Pendirian tempat ibadat didasarkan pada keperluan nyata dan sungguh-sungguh berdasarkan komposisi jumlah penduduk….”   Menurut kami pembangunan Gua Maria Wahyu Ibu-Ku Giri Wening dipandang tidak perlu, karena Pedukuhan Sengonkerep telah ada tempat ibadat (kapel/gereja) yang cukup besar, sehingga tempat ibadat yang ada sudah lebih dari cukup untuk menampung komposisi jumlah penduduk yang ada di Sengonkerep dan sekitarnya.

Kedua, jika yang dibangun adalah tempat ziarah, sebenarnya juga tidak ada sejarah sebelumnya yang dapat diziarahi.

Ketiga, Masyarakat sekitar sama sekali tidak tahu bahwa tempat tersebut (Goa Maria Wahyu Ibu-Ku Giri Wening) adalah tempat ibadah. Sepengetahuan masyarakat itu hanya tempat wisata umum saja. Pada saat warga Islam diminta tanda tangan untuk perizinan bangunan tersebut tidak ada kejelasan, bahwa yang dibangun adalah tempat ibadah, sehingga warga dengan mudah memberikan tanda tangannya.

Keempat, keganjilan terlihat ketika pembangunan Gua Maria Ibu-Ku Giri Wening izinnya baru diurus pada tahun 2012. Padahal proses pembangunannya telah dimulai pada tahun tahun sebelumnya.

Alasan-alasan tersebut tertuang dan ditandatangani  Suparman selaku ketua dan sekretaris Jib Hadi dengan mengetahui  Kepada Desa Sampang, Paijo sejak 2012 silam

Bagikan:
.NET Sabilillah.NET merupakan media Islam yang terbentuk sebagai perlawanan terhadap hoax, bertujuan memperkaya khasanah informasi keislaman dengan Islamic World View.

No comments

Leave a Reply

Follow me on Twitter