Menu

Kepolisian Israel Tangkap 100 Pemuda Palestina

Sabilillah.NET  Palestina — Pihak Kepolisian Israel menangkap beberapa orang Palestina yang menolak pergi dari masjid di kompleks Al-Aqhsa, Pada Kamis (27/7). Aksi penangkapan terjadi setelah kericuhan pascapengangkatan utilitas keamanan.

Kamis malam, umat Islam akhirnya bisa kembali shalat di masjid kompleks Al-Aqsa. Polisi Israel mengklaim, beberapa orang yang ditangkap adalah anak muda Palestina. Israel menuduh para pemuda membuat barikade dan menolak pergi pascashalat sehingga polisi terpaksa mengamankan mereka.

“Beberapa upaya dilakukan termasuk oleh otoritas Wakaf agar mereka meninggalkan masjid, namun mereka tidak menggubris,” kata kepolisian dalam pernyataan dilansir Times of Israel.

Israel menyebut parapemuda itu tidak mau meninggalkan masjid dan menutup pintunya. Kepolisian akhirnya menyeret mereka dengan paksa. Kericuhan sempat terjadi karena ini. Bentrokan juga terjadi di dekat area gerbang masuk. Baca Kamis Malam (27/7), Israel Kembali Berulah di Kompleks Al-Aqsha

Sementara Kantor berita Palestina, Ma’an News melaporkan lebih dari 100 warga Palestina ditangkap dan 15 orang luka-luka. Konfrontasi di dalam masjid terjadi beberapa jam setelah bentrokan di dekat gerbang kompleks.

Insiden tersebut terjadi cukup kompleks. Kepolisian Israel mengatakan warga Palestina melempari mereka dengan baru di sekitar Western Wall. Channel 2 melaporkan ada 10 polisi yang terluka karena bentrokan.

Menurut pengamatan, usai sorak sorai pembukaan kembali Al Aqsa, demonstran berubah ricuh setelah kepolisian Israel melempar granat listrik di dekat pintu gerbang Masjid. Mereka mengatakan demonstran Palestina melempari mereka dengan batu.

Sementara Palang Merah Palestina mengatakan, sekitar 100 orang terluka, termasuk karena pemukulan dan tembakan peluru karet. Sejumlah orang mengalami patah tulang.

Sebagaimana dilansir Guardian, pengangkatan sejumlah utilitas keamanan, termasuk kamera pengintai dan palang penjaga dilakukan pada Kamis pagi. Pendeteksi logam sudah dicopot sejak awal pekan lalu.

Hal ini dilakukan karena ada kekhawatiran atas seruan protes besar-besaran pada Jumat (28/7). Kamis menjadi hari pertama umat Muslim diizinkan kembali masuk Al-Aqsha untuk beribadah di Al Aqsa.

Bagikan:
.NET Sabilillah.NET merupakan media Islam yang terbentuk sebagai perlawanan terhadap hoax, bertujuan memperkaya khasanah informasi keislaman dengan Islamic World View.

No comments

Leave a Reply

Follow me on Twitter