Menu

Konser Dream Theater di Jogja Mendapat Banyak Penolakan

Yogyakarta – Pentas band beraliran progresssive metal, Dream Theater yang akan digelar di kawasan candi Prambanan pada akhir September ini menuai banyak penolakan. Beberapa pihak diantaranya Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI), Masyarakat Sekitar dan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM Prambranan).

Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) Khawatir Konser Band “Cadas” khawatir konser band asal Amerika Serikat itu merusak bangunan cagar budaya. Konser ini juga ditemani oleh band rock lokal, Pihak panitia Rajawali Indonesia Communication turut menampilkan dalam konser “jingkrak-jingkrak” JogjaRockarta International Music Festival 2017. Sebagai band pendukung, Yaitu Godbless, Power Metal, Death Vomit dan Kelompok Penerbang Roket.

Warga yang enggan disebut namanya menuturkan bahwa keberatan akan konser tersebut. Konser band internasional tentu akan menyedor banyak masa yang akan mengganggu ketertiban umum.

Sementara KOKAM Prambanan, Melalui dua orang perwakilan dari Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) mendatangi kantor pusat PT TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko di Prambanan. Mereka meminta agar konser grub band rock asal Amerika Serikat, Dream Theater dibatalkan. baca : TEGAS! KOKAM Prambanan Tolak Konser Dream Theater, Ikatan Arkeolog Pun Ikut

Komandan KOKAM Prambanan khawatir akan ada penyalahguna narkoba, minum-minuman keras, dan lainnya. Sebab, dalam konser itu bukan budaya daerah yang dibawa, tapi budaya keras yang didatangkan dari negara barat.

“Kenapa tidak ngundang syeh yang jelas-jelas lebih bermanfaat bagi masyarakat, dari pada konser dari barat. Intinya, kita menolak digelar konser di Candi Prambanan,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya meminta agar konser tersebut dibatalkan. Marwan ditemui pihak keamanan dan bagian humas PT TWC Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko. Tak hanya itu, perwakilan dari penyelengara juga hadir dalam kesempatan klarifikasi ini.

Bagikan:
.NET Sabilillah.NET merupakan media Islam yang terbentuk sebagai perlawanan terhadap hoax, bertujuan memperkaya khasanah informasi keislaman dengan Islamic World View.

No comments

Leave a Reply

Follow me on Twitter