Menu

Laskar Islam Klaten Dikroyok Preman Bajak Laut

Laskar Islam Klaten Dikroyok Preman Bajak Laut. Kejadian ini ternjadi Sabtu (6/2/2016) menjelang hari Ahad (7/2/2016) dini hari di barat Taman Lampion Kota, Kelurahan Bareng Lor, Kecamatan Klaten Utara yang berlokasi di belakang kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Klaten, atau tepatnya di depan rumah susun sewa sederhana (rusunawa) Klaten Utara.

Ketua Ketua Barisan Muda Klaten (BMK), Nanang Nuryanto, menuturkan awalnya laskar MMI yang berjumlah 9 orang dan angggota BMK berjumlah 4 orang bersama-sama dengan aparat kepolisian dari Polsek Klaten Kota sebagaimana dilansir manjanik melakukan operasi pekat (penyakit masyarakat) di sekitar alun-alun Klaten.

Usai kegiatan itu, laskar Islam mendapatkan informasi dari warga jika penghuni rusunawa Klaten Utara membuat kegaduhan ditengah malam dengan mengadakan karaoke dengan suara sangat keras. Ditambah, kata Nanang, ada juga acara pesta miras disebelah barat Taman Kota.

“Kejadiannya sekitar jam setengah 1 malam. Kalau geret-geretan (tarik-tarikan –red) dan pengeroyokannya berlangsung hampir satu jam. Laskar yang luka parah ada 6 orang setelah dikeroyok ratusan preman, namun yang tidak di visum 1 orang. Jam setengah 2 baru reda setelah ada banyak polisi datang ke lokasi,” lanjutnya.

“Saya waktu itu juga sudah hubungi Pak Yadi kepala Sabhara Polres Klaten, tapi responnya kok tidak secepat biasanya. Akhirnya yaa kawan-kawan babak belur. Lha kawan-kawan cuma 8 orang, dan dikeroyok ratusan preman,” tambahnya.

Nanang mengungkapkan, Ketua MMI Klaten, Boni Azwar Lc juga merupakan salah satu korban yang terluka parah akibat pengeroyokan tersebut. “Korban dari laskar ada 6 orang, Dwi Nugroho BMK, Jakel BMK, Udin MMI, Tri MMI, Ruslan MMI, ustadz Boni. Yang tidak di visum mas Dwi Nugroho,” ujarnya.

Senin, 8 Februari 2016 situasi kota Klaten Utara dikabarkan mencekam hingga malam ini sejak ratusan preman Bajak Laut pimpinan Sulis mengeroyok anggota laskar Islam dari Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) dan Barisan Muda Klaten (BMK) pada Sabtu (6/2/2016) malam kemarin.

(Sumber : Ismail Kokam, Manjanik)

Bagikan:
.NET Sabilillah.NET merupakan media Islam yang terbentuk sebagai perlawanan terhadap hoax, bertujuan memperkaya khasanah informasi keislaman dengan Islamic World View.

No comments

Leave a Reply

Follow me on Twitter