Menu

Masih Bilang HOAX? Ini Bukti Tentara Penggal Kepala Anak-Anak Rohingya

Sabilillah.NET ~ YANGON — Banyak warganet yang nyinyir bahwa kekejaman di ROhongnya adalah Hoak, fakta berdasarkan info dari Kelompok pembela hak asasi manusia berbasis di Bangkok, Thailand, Fortify Rights, pada Jumat (1/9) mempublikasikan temuan kekejaman tentara Myanmar terhadap warga etnis Rohingya di Myanmar. Atas keterangan saksi dari desa Chut Pyin, Rathedaung yang dikutip oleh Fortify Rights, tentara Myanmar memenggal kepala anak-anak dan membakar hidup-hidup warga Rohingya.

Adanya laporan temuan tersebut mengklaim, sekitar 200 pria, wanita, dan anak-anak Rohingya telah dibunuh oleh tentara Myanmar. Paratentara itu dilaporkan menahan sekelompok pria Rohingya, menggiring mereka ke sebuah gubuk bambu dan membakar mereka hidup-hidup. “Saudara laki-laki saya dibunuh, (tentara Myanmar) membakar mereka bersama yang lainnya,” Fortify Rights mengutip Abdul Rahman (41), warga Chut Pyin, seperti dilansir the Telegraph, Sabtu (2/9/2017).

Abdul menuturkan, dia menemukan anggota keluarganya yang lain dalam sebuah lahan. Pada jasad anggota keluarganya yang tewas itu ditemukan tanda bekas tembakan dan sayatan benda tajam. “Dua keponakan saya, kepalanya telah hilang. Satu berusia enam tahun dan satunya berusia sembilan tahun. Adik ipar saya ditembak,”

Dalam Laporan Fortify Rights ini dirilis sepekan setelah pada 25 Agustus, Tentara Pembebasan Arakan Rohingya (ARSA) melakukan serangan terhadap 30 pos keamanan. Pada Jumat, Pemerintah Myanmar menyatakan, 400 orang tewas pada aksi kekerasan 25 Agustus itu. Sementara pihak militer dan pemerintah mengklaim kesulitan untuk membedakan antara masyarakat sipil dan kelompok pemberontak (ARSA) saat melakukan operasi militer di utara Rakhine.

Sumber : Republika, Fortify Rights: Tentara Penggal Kepala Anak-Anak Rohingya Terbit Ahad , 03 September 2017, 07:36 WIB

Bagikan:
.NET Sabilillah.NET merupakan media Islam yang terbentuk sebagai perlawanan terhadap hoax, bertujuan memperkaya khasanah informasi keislaman dengan Islamic World View.

No comments

Leave a Reply

Follow me on Twitter