Menu

Nasyiatul Aisyiyah (Muhammadiyah) Dampingi Perempuan Disabilitas

Sabilillah.NET ~ JAKARTA — Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah telah melakukan pendampingan terhadap perempuan disabilitas. Penyandang disabilitas khususnya perempuan biasanya mengalami diskriminasi berlapis. Ditambah, Diskriminasi ganda semakin berat jika mereka berasal dari kalangan miskin dan kelompok masyarakat etnis dan bukan mayoritas.

Diyah Puspitarini , Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, mengatakan diskriminasi ganda yang menimpa perempuan penyandang disabilitas disebabkan oleh perilaku kultural, praktik, dan tafsir agama serta sistem di masyarakat kita. “Penyandang disabilitas sulit mendapatkan hak-hak pendidikan dan pekerjaan. Pun lebih memprihatinkan lagi rentan mengalami kekerasan seksual, seperti pemerkosaan,” Tutur Diyah dalam siaran persnya, Rabu (31/5/2017).

OLeh sebab itu, lanjut Diyah, Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah telah melakukan pendampingan terhadap perempuan disabilitas korban kekerasan seksual di Pakem Sleman Yogyakarta. Pendampingan dilakukan bersama LBH Aisyiyah Solo dan Sigab.

Untuk menindaklanjuti yang telah dilakukan oleh Nasyiatul Aisyiyah, maka pada Selasa (30/5) kerjasama Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah dengan Unala mengadakan Diskusi Tematik Berkemajuan dengan tajuk “Pendidikan Kesehatan Reproduksi untuk Anak Berkebutuhan Khusus” dengan pembicara Ro’fah Makin, dr Lutfi Al Ghazali, dan Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, saya organisasi Muhammadiyah bidang pemudi.

Dalam diskusi ini dihadiri oleh pimpinan Nasyiatul Aisyiyah wilayah, daerah, dan cabang serta praktisi disabilitas di beberapa institusi dan akademisi serta perempuan penyandang disabilitas. Hasil dari diskusi tersebut dikeluarkan rekomendasi diantaranya:

1. Equal Acces di bidang pendidikan untuk penyandang disabilitas
2. mendapatkan hak-hak kespro.
3. Menyerukan hak penyandang disabilitas yakni memiliki derajat yang sama baik perlakuan yang adil, perlakuan tindakan kekerasan seksual yang adil.
4. Masyarakat harus dapat berperan aktif memberikan perlindungan terhadap kasus kekerasan seksual yang menimpa perempuan disabilitas.

Nasyiatul Aisyiyah yang memiliki tagline gerakan perempuan muda berkemajuan, memberikan perhatian khusus kepada perempuan dengan penyandang disabilitas, khususnya perempuan. “Penyandang disabilitas merupakan bagian dari kaum mustadz’afin yg harus diperjuangkan secara hak dan kewajiban,” katanya.

Bagikan:
.NET Sabilillah.NET merupakan media Islam yang terbentuk sebagai perlawanan terhadap hoax, bertujuan memperkaya khasanah informasi keislaman dengan Islamic World View.

No comments

Leave a Reply

Follow me on Twitter