Menu

Netizen Kecam Gambar Radar Sukabumi : Bendera Tauhid di Robek

SABILILLAH.NET – SUKABUMI ~ Sosial media digemparkan dengan Lafadz tauhid yang digambarkan dirobek oleh burung garuda. Tak ayal, hal ini mengundang kecaman. Sebab bendara berlafadz tauhid tersebut tentu merupakan lambang Islam, bukan lambang ormas tertentu. Netizen meluapkan kekecawaannya terhadap gambar yang diduga dibuat di media bertuliskan RADAR SUKABUMI.

Belakangan memang baru hangat tentang pembubaran ormas HTI, ormas tersebut memang sering membawa bendera serupa di gambar tersebut. Namun bendera itu disebut dengan Al Liwa- Ar Rayah (Liwa-Rayah). Bendera ini merupakan bendera umat Islam. Hizbut Tahrir tidak pernah mengklaim bahwa itu adalah bendera Partai/Organisasi HT. Siapapun boleh memilikinya. Siapapun boleh memperjuangkannya. Ini adalah identitas sebagai kaum muslimin. Bahkan bernilai pahala karena dicontohkan Rasulullah. Dengan bendera Liwa-Rayah dalam setiap aktivitasnya, HT ingin memahamkan serta menumbuhkan semangat kaum muslimin yang sudah lama tertidur pulas untuk mewujudkan Islam Rahmatan lil ‘Alamiin. Simbol persatuan umat yang sudah lama terkoyak. Itulah mengapa HT selalu menggunakan bendera Liwa-Rayah.

lafadz tauhid di robek

Dalam hadits : “Rayahnya (panji peperangan) Rasul SAW berwarna hitam, sedang benderanya (liwa-nya) berwarna putih”. (HR. Thabrani, Hakim, dan Ibnu Majah).

Di Dalam Musnad Imam Ahmad dan Tirmidzi, melalui jalur Ibnu Abbas meriwayatkan: “Rasulullah saw telah menyerahkan kepada Ali sebuah panji berwarna putih, yangukurannya sehasta kali sehasta. Pada liwa (bendera) dan rayah (panji-panji perang) terdapat tulisan ‘Laa illaaha illa Allah, Muhammad Rasulullah’. Pada liwa yang berwarna dasar putih, tulisan itu berwarna hitam. Sedangkan pada rayah yang berwarna dasar hitam, tulisannya berwarna putih”.

Bagikan:
.NET Sabilillah.NET merupakan media Islam yang terbentuk sebagai perlawanan terhadap hoax, bertujuan memperkaya khasanah informasi keislaman dengan Islamic World View.

No comments

Leave a Reply

Follow me on Twitter