Menu

Seri Nahi Munkar 6 : URGENSI FIKIH NAHI MUNGKAR UNTUK GERAKAN NAHI MUNGKAR KOMPREHENSIF

Oleh : Drs. Budi Nurastowo Bintriman

Persyarikatan Muhammadiyah sebagai organisasi massa Islam telah banyak sekali menyusun buku fikih ibadah (baik yang mahdhah ataupun ‘am). Yang ibadah mahdhah misal Fikih Shalat, Fikih Shaum, Fikih Haji dan Umrah, Fikih ‘Idain dan Tarawih, Fikih Zakat, dan lain-lain. Yang ibadah ‘am misal Fikih Air, Fikih Bencana, Fikih Informasi, dan lain-lain. Tentu begitu pula dengan ormas-ormas Islam lainnya.

Bagi Muhammadiyah tuntutan untuk menyusun buku Fikih Nahi Munkar, perihal ini ada landasan konstitusionalnya. Coba perhatikan Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah pada pokok pikiran ke empat. Di sana dinyatakan, bahwa “Berjuang menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya adalah wajib, sebagai ibadah kepada Allah berbuat ikhsan dan ishlah kepada manusia atau masyarakat.” Maka perhatikan kembali Seri Nahi Munkar 3 tentang tujuan gerakan nahi munkar, yang hendak menopang ula’ika humul muflihun atau kuntum khaira ummah (yaitu masyarakat Islam yang sebenar-benarnya).

Sedang untuk landasan konstitusional yang lain, bisa merujuk ke Anggaran Dasar Muhammadiyah Bab II pasal 4 ayat 1. Secara maknawi ayat tersebut menyatakan, bahwa Muhammadiyah adalah organisasi massa Islam yang beciri khas dakwah Islam, amar makruf, dan nahi munkar. Maka rasanya cukuplah alasan untuk segera memprioritaskan menyusun buku Fikih Nahi Munkar.

Tuntutan ini sebenarnya tidak hanya berlaku untuk Persyarikatan Muammadiyah. Akan tetapi juga kepada ormas-ormas Islam lainnya termasuk MUI mulai perlu memprioritaskannya. Bukankah kemunkaran itu sejatinya adalah musuh kita bersama? Siapa sih dan pihak mana sih yang rela menerima adanya kemunkaran, kecuali manusia berhati jahat, kecuali pihak-pihak yang diuntungkan dengan adanya kemunkaran tersebut?

Harapannya, dengan Fikih Nahi Munkar

Harapannya, dengan Fikih Nahi Munkar tersebut, masyarakat sipil (umat Islam) dan aparat bisa punya pandangan dan sikap yang sama terhadap kemunkaran. Karena Fikih Nahi Munkar bisa jadi bahan untuk menyusun Undang-Undang Sosial Anti Kemugkaran yang komprehensif.

Bagikan:
.NET Sabilillah.NET merupakan media Islam yang terbentuk sebagai perlawanan terhadap hoax, bertujuan memperkaya khasanah informasi keislaman dengan Islamic World View.

No comments

Leave a Reply

Follow me on Twitter