Menu

Terkait Penyekapan Massa HMI, Kapolda Jabar : Saya Belum Dengar

Sabilillah.NET ~ CIAMIS — Irjen Pol Anton Charliyan  (Kapolda Jawa Barat) menilai aksi unjuk rasa sebaiknya mengikuti prosedur yang berlaku di Indonesia. Jikalau tidak demikian, maka aksi tersebut terbilang bodong dan bisa saja ditindak langsung ditempat. Hal itu untuk menanggapi kabar disekapnya massa HMI saat kunjungan Presiden Joko Widodo akhir pekan ini di Tasikmalaya.

Ia mengaku belum mendengar tentang kabar penyekapan massa HMI Komisariat Tasikmalaya yang hendak berunjuk rasa saat Presiden Jokowi melintas. Tetapi ia menilai massa HMI tak sepatutnya berunjuk rasa secara mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya pada pihak keamanan. Terlebih, pihak yang ingin didemo adalah orang nomor satu di Indonesia.

“Saya belum dengar ada yang disekap itu, tapi sebaiknya aksi unjuk rasa sesuai prosedur. Mereka(HMI-red) harus beritahukan nggak boleh mendadak. Mereka boleh demo tapi sesuai prosedur, ini bukan negara seenaknya dewe, mau begini mau begitu, jangan ada negara di atas negara,” sebagimana dilansir Republika.co.id saat kunjungan Presiden Joko Widodo di Ponpes Darussalam Ciamis, Sabtu (11/6/2017).

Disamping itu, ia merasa tindakan unjuk rasa terbilang tak tepat dalam menyambut Presiden. Karena, ia mengingatkan bahwa Islam mengajarkan bagaimana cara menyambut tamu tentunya dengan cara yang baik. “Beliau itu tamu yang seharusnya dihormati, Islam kan ada cara sendiri menyambut tamu bukan dengan cara seperti itu unjuk rasa,” tuturnya.

Pada sebelumnya, belasan anggota HMI Tasikmalaya disekap sekitar setengah jam di Komisariatnya, Jl Otto Iskandar Dinata. Kantor komisariat mereka diketahui memang menjadi rute yang dilalui ketika kedatangan Jokowi ke Tasikmalaya, Jumat (9/6). Sejumlah belasan anggota HMI hendak berunjuk rasa saat Presiden melintas. Tapi belum sampai tujuan itu, mereka diredam oleh pihak keamanan dan dikunci di sekretariatnya hingga Presiden melintas.

Sumber : Republika

Bagikan:
.NET Sabilillah.NET merupakan media Islam yang terbentuk sebagai perlawanan terhadap hoax, bertujuan memperkaya khasanah informasi keislaman dengan Islamic World View.

No comments

Leave a Reply

Follow me on Twitter